02/05/2020

MEMPERINGATI MEI


Memperingati Mei


1/
Butir-butir keringat menguap. Katanya ada surga yang akan menampung. Menjadi sungai susu. Di dunia, orang-orang adalah robot. Lehernya dicekik upah. Seorang penyair berbicara keadilan. Mati tersumpal kebutuhan. Terkubur di makam puisi. 

2/
Kemudian, retorika pendidikan menawarkan harapan. Jaminan masa depan. Matahari akan terbit dari kepala. Setelah mengunyah buku-buku. Anak-anak malah terasing dari gedung sekolahan. Perutnya kenyang mencerna realitas kehidupan.


(Muncar, 020520)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

CATATAN AGUSTUS 2024

  ilustrasi AI REVIEW KUPULANGKAN KEPERGIAN untuk Nadira Andalibtha   Sekumpulan puisi sedang asyik mengetik dirinya sendiri. Cafe yan...